Asus Zenfone C flash fastboot

Membantu orang lain dalam mem-flash ponsel membuat saya memahami beberapa metode flashing sistem di beberapa varian ponsel pintar, apalagi menggunakan linux dalam sehari-hari sehingga metode yang saya lakukan kadang berbeda dengan kebanyakan orang, lha gimana lagi? wong tools yang ada kadang cuma buat OS Windows kok...

Flashing yang saya lakukan kali ini termasuk baru bagi saya, biasanya megang hp chipset mediatek yang dimasukkin SF Flash Tool aja langsung beres, kali ini berhadapan dengan asus zenfone C yang bootloop, awal mula untuk flashing yang saya pikirkan hanya 2. Pertama, saya harus menemukan tools flashing zenfone c yang bekerja di sistem operasi linux, kalau tidak berhasil mau tidak mau saya harus menggunakan metode flashing dengan fastboot.

Dan ya, mirip-mirip dengan tutorial yang bertebaran di google. Saya pasang driver adb dulu di komputer linux(elementary OS)

sudo apt install android-tools-adb android-tools-fastboot
Lantas saya aktifkan adb daemon dengan cara

adb devices

Lalu sekarang di sisi ponsel, masuk ke droidboot dengan cara tekan tombol power dan volume atas sampai getar, jika layar telah menyala segera lepaskan tombol power namun tetap tahan tombol volume, koneksikan antara komputer dengan ponsel menggunakan kabel USB.

Oh iya, saya hampir lupa anda diharuskan mendownload firmware agar bisa melakukan flashing di ponsel tersebut. Firmware dapat diunduh bebas di https://www.asus.com/id/support/Download/39/2/0/5/YC3XzIsLMTGhMA1l/32/. Namun sangat disayangkan di firmware terbaru yang saya download tidak terdapat file system.img(yang nantinya dibutuhkan untuk flashing sistem ponsel) sehingga saya harus mencari jalan lain selain memanfaatkan firmware yang terunduh tadi. Saya unduh firmware yang kedua(entah ini official atau unofficial) https://drive.google.com/file/d/0B__oiYlSY-brdHFWMy1OWXNrajg/view. Saya ekstrak file recovery.img, fastboot.img, boot.img dari unduhan yang pertama ke dalam satu folder, dan saya tambahkan file system.img dari unduhan yang kedua.

action saya lanjutkan dengan

fastboot erase cache
fastboot erase userdata
fastboot erase system

lalu setelah semua terhapus ketikkan

fastboot reboot-bootloader

agar perangkat booting ulang masuk ke bootloader


Selanjutnya adalah mengisi partisi yang dihapus tadi(cache, userdata, system) dengan isi file .img yang tadi telah dikelompokkan ke dalam satu folder.

fastboot flash boot boot.img
fastboot flash recovery recovery.img
fastboot flash fastboot fastboot.img
fastboot flash system system.img

Kemudian

fastboot reboot

Perangkat akan dimulai ulang dan device tereset.

Jelang beberapa hari setelah flashing ini dilakukan, pemilik ponsel mengalami gejala yang sama untuk kedua kalinya -- bootloop. Saya curiga emmc-nya bermasalah, dan pemilik minta ponselnya diflash lagi, ya saya manut saja. Namun karena agak malas, saya hanya hapus bagian system, dan cache(dan dilakukan flashing di kedua bagian tersebut). Apa yang terjadi? Ponsel kembali normal dan file pengguna tidak terhapus, bahkan pola penguncian saja masih tersimpan.

Dan mohon maaf, saya tidak menyertakan screenshot di postingan ini. Karena memang belum sempat ambil gambar, tapi dijamin cerita ini bukan hoax kok. Silakan saja kalau ada kesulitan tinggalkan komentar di bawah.


Postingan terkait:

5 Tanggapan untuk "Asus Zenfone C flash fastboot"

  1. Mw taxa mas...asus zenfone c saya ketika ssya flash pkai flshtool gagsl ngflashx dipertengahan.


    Muncul unzip imgae failure...itu gmn solusix mas???


    BalasHapus
    Balasan
    1. Unduh firmware dari link lainnya mas, itu korup filenya.

      Hapus
  2. mas passwordnya frimware yang asli apa ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Udah lama nggak ngoprek lagi, lupa mas, hehe.

      Hapus