Mencoba produk Apple Music di Android

Logo Apple Music, properti dari Apple Inc.
Tulisan ini sebenarnya lama menjadi draf, padahal dulu ingin saya mengeposkan ketika pertama kali Apple merilis aplikasi musik streaming besutannya, yaitu Apple Music di perangkat Android. Namun karena sebatas rencana, didukung oleh kesibukan dan malas menulis, akhirnya tidak tereksekusi. Bahkan kalau anda melihat tulisan ini, sebenarnya saya buat setelah melihat judul di draf yang ternyata hanya judulnya saja.

Meskipun pihak Apple mensyaratkan untuk mencoba Apple Music harus menggunakan kartu kredit, Sebenarnya dengan sedikit "ngakali" kita bisa menikmati Apple Music tanpa kartu kredit, kalau anda tidak percaya saya ini contohnya.

Tangkapan Layar Apple Music saat memutar lagu


Bagaimana saya bisa berlangganan Apple Music tanpa memiliki kartu kredit? 


Pertama, cari teman yang memiliki kartu kredit, kedua kumpulkan orang-orang yang akan ingin menggunakan Apple Music, langkah ketiga, teman yang memiliki kartu kredit bertugas membuat langganan Apple Music family dengan anggota berisi orang yang ingin menggunakan Apple Music, masalah pembayaran nanti ditanggung secara patungan oleh anggota yang tergabung dalam satu family, atau kalau tidak mau seribet ini, carilah orang-orang yang membuat slot family di aplikasi marketplace semacam shopee atau tokopedia.

Saat tulisan ini diketik, saya sudah berlangganan Apple Music untuk kedua kalinya, yang berarti pembayaran kali ini berbayar(tidak masuk awal aktivasi 3 bulan pertama yang gratis). Pembuat grup family menerapkan pembayaran Rp. 50.000 untuk 3 bulan, bayangkan saja jika harus membayar perorangan(tidak secara family) bisa Rp. 50.000 hanya untuk sebulan. Ngirit? menurut saya iya apalagi basis data(database) Apple Music sendiri berbagi dengan iTunes, tentu ini nilai tambah belum lagi jika diukur dari segi remastering-nya yang ciamik.

Kelebihan dan kekurangan dibanding aplikasi sejenis

Setelah berlangganan, ada beberapa kelebihan dan kekurangan yang saya rasakan ketika menggunakan Apple Music, mengingat sebelumnya saya juga pernah menggunakan Spotify dan Joox.
Berikut perbandingan ketiganya menurut saya:
Jika anda menyukai kualitas remastering/musik, jawabannya Apple Music, karena beberapa detail lagu tidak saya temukan di Spotify maupun Joox(mendem istilahnya, maklum audiophile abal-abal, tidak dapat menyebutkan secara rinci kelemahannya). Lain halnya jika yang diutamakan kelengkapan basis data lagu, Spotify jagonya, sampai-sampai lagu dangdut panggung juga ada di sana, di mana Apple Music tidak ada bisa jadi di spotify malah ada, satu lagi anda bisa memutar lagu tanpa harus berlangganan di Spotify meskipun acak, hal ini tidak bisa dilakukan di Apple Music. Lalu apa bedanya dengan Joox? Sepengetahuan saya, di Joox kita dapat memperoleh akun VIP(premium member) dengan cara membagikan 1 lagu per hari untuk mendapatkan akun Premium selama beberapa waktu. Kelengkapan? saya pikir masih lengkap Apple Music malah.

Akhirnya kembali kepada soal aplikasi musik streaming, ada beberapa banyak pilihan. Mau kualitas musik yang bagus? Ada Apple Music, basis data(database) yang lengkap? Spotify, yang asik diajak gratisan? Joox. Toh, kalaupun anda mendownload langsung mp3 juga tidak masalah dari segi keamanan sistem android, paling pol terganggu pop up iklan di situs download-nya, file mp3 juga tidak berbahaya, namun yang patut disayangkan adalah proses download file ini kadang ilegal, yaitu tanpa ijin alias bajakan, cukup disayangkan.

Mau mencoba juga?

Pasang dulu aplikasinya di Google Play.

Postingan terkait:

2 Tanggapan untuk "Mencoba produk Apple Music di Android"